Gamangku masih sama


Gamang ini terus saja menggelitikku.
Aku sadar tentang makna diri.
Kemudian esok pagi, aku terbangun dan melupakan sadar itu.
Aku punya logika dan ingin hatiku.
Tapi mereka kadang tak bersahabat.
Berjalan bersisian tapi tak satu tujuan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s