Desau hati


Aku punya tanya pada cinta yang tak bernama.
Kemana kau berjalan mengejar makna hatinya.
Masihkah itu sama saat kau temukan pada dimensi yang berbeda.
Ku tak yakin itu karena cinta punya logika terbalik dari ketajaman indra.
Tuhan, jika cinta tak kan pernah jadi milik hambaMu, jangan biarkan dia mendekat walau hanya sekedar menyapa.

II
Ini yang kukatakan berjalan dan tidak menyerah.
Aku sudah rasakan bagaimana rasanya berputar di pusaran kenangan.
Begitu menyiksa, membuatku tak bisa bernafas linglung menatap jalan ke depan. Aku akan buktikan kalau aku bisa bahagia dalam pusaran itu atau mungkin aku akan bebas dengan mudah.
Tertawa mengingat kebodohanku hari ini.

Night in Sept

One thought on “Desau hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s