Renungan Imbalan cinta


Seorang teman bertanya, “Kenapa aku merasa sunyi dan sendiri?
Kujawab karena kamu tak punya cinta mungkin.
Lantas ia mendebatku “Ku punya bahkan sangat banyakcinta”
Aku tertawa, bukan menertawainya, tapi karena aku pernah menjadi dia dalam dimensi waktu yang lalu.
Seringkali kita merasa diabaikan oleh lingkungan dan merasa tak diperhatikan, Begitu banyak tuntutan, mungkin pada keluarga,teman, ataupun pasangan. Kita selalu merasa sudah begitu banyak memberi cinta. Namun masih merasa terabaikan.
Pertanyaanya, apakah kita benar-benar memberikan cinta dan perhatian dengan tulus atau mengharapkan imbalan cinta?
Tak mAsalah jika akhirnya kita mendapatkan imbalan cinta namun apa jadinya jika kita tak mendapatkannya. Apakah kita akan berhenti untuk mencintai dan peduli pada orang-orang disekeliling kita?
Jawabannya ada pada hati kita?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s