kosong


Cerita kutemui kala itu…

Kosong..

Kata ini sering menjejali langkahnya, tak tahu dia sadar atau tidak. Aku sempat bertanya padanya kenapa dia memilih hidupnya dengan jalan seperti ini. hidup penuh dendam, penyesalan, kata menyerah dan ketidakberdayaan. Aku juga sempat bertanya dan berteriak padanya,,

Kenapa hidupku harus menyedihkan seperti hidupmu. Gagal sampai kau tak dapat mengukur sedalam apa kegagalanmu. Berhenti untuk jadi pengingatku kalau dunia ini kejam. Pura-pura tak kenal saat aku jatuh dan kau boleh tertawa saat aku berlari kencang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s